Minggu, 09 November 2014

Surat untuk pemilik hatiku...

Dear my love...
Jarak diantara kita yang kurang lebih hanya 100km yang bisa ditempuh sekitar 90menit... terasa seperti ditempuh selama dua minggu berjalan kaki... jauhhhh dan lamaaaa... komunikasi yang seharusnya bisa mendekatkan jarak... berjalan tidak sempurna.. tidak semestinya... bbm sering dianggap seperti koran... hanya dibaca saja... kadang terlalu lama "D" tapi sempat ganti DP... sempat update status berkali-kali... bahkan sempat pula jalan- jalan di Fb... banyak sekali jalan untuk komunikasi ... tapi ga ada yang berjalan lancar... semoga itu karena kesibukanmu saja...
Jujur... aku rindu suasana dulu... aku kangen saat-saat itu... saat dimana hanya ada telp dan sms. Sehari... bisa puluhan sms kamu kirimkan... dan tahukah kamu... puluhan kali pula aku tersenyum membaca dan membaca ulang sms-sms darimu. Sehari bisa lebih dari 2x kamu telp aku... dan aku selalu menunggu telp kamu yang berikutnya. Sapamu lewat telp dan sms selalu membuatku tersenyum bahagia...
Tapi kini... semua itu tlah berlalu.. semakin jarang kudengar sapamu... semakin jarang kubaca aksaramu... mengapa????
Saat ini... kamu nampak nyata dalam mimpi dan fikiranku.... tapi tidak dalam nyataku... terasa jauh untuk dapat kuraih... sekedar untuk mendengar suaramupun aku tak mampu... Sibuk... jika itu alasanmu... aku bisa terima... tidak mengapa...
Aku hanya berharap kamu baca yang aku tulis ini... kamu memahami apa yang kurasakan saat ini... dan aku minta maaf bila membuatmu tidak berkenan dengan tulisan ini...
Selamat malam untukmu... salam rindu dan sayangku...

Sabtu, 08 November 2014

Jangan berhenti mencintaiku...

Tak bisa kuhindari rasa ini,
Yang selalu hadir saat tanpamu.
Rindu... iyaaa rindu... aku merindukanmu.
Segala tentangmu...
Tak pernah berhenti bermain di fikiranku,
Semua tentang kebersamaan kita,
Tak pernah hilang dari ingatanku.
Maaf...
Inilah aku dengan segala kekuranganku,
Yang tak pernah mampu melupakanmu,
Dan tak pernah ingin melepaskanmu.
Aku sayang kamu... aku cinta kamu...
Tulus dari dalam hatiku.
Jangan letih menyayangiku...
Jangan berhenti mencintaiku...
Bahagiaku adalah dirimu...
Hadirmu adalah sejuta senyumku...
Sedihku bila tak ada sapamu...
Diammu adalah airmataku...
Aku selalu menunggumu...
Kembali...

Rabu, 05 November 2014

Maaf...

Terhitung mulai hari ini...
Aku mencoba untuk berhenti berharap,
Untuk berhenti mengusikmu,
Maaf...
Bukan karena tak ada cinta lagi,
Bukan karena tak ada sayang lg...
Hanya tak ingin lebih sakit hati lagi...
Karena seringnya kamu diamkan aku,
Tanpa sebab.
Aku akan memulai menunggumu dlm diam..
Merindukanmu dalam sepi...
Mencintaimu dalam kesendirianku...
Tanpa kamu mengetahuinya.
Aku tak pernah tahu alasanmu diam,
Aku tak pernah mengerti diammu.
Maafkan aku... aku menyerah kalah.
Aku tak mampu lagi...
Biarkan cinta dan sayang ini tetap disini..
Di hatiku... selamanya.

Selasa, 04 November 2014

Selamat Ulang Tahun...

Kepada malam, kuadukan semua resahku...
Kepada bintang dan rembulan,
Kuceritakan semua kisahku...
Kepada angin yang bertiup,
Kutitipkan rinduku...
Untuk disampaikan kepadamu.
Maaf...
Tak ada keberanianku tuk berucap padamu,
Hanya susunan kata ini... disini...
Ku persembahkan tulus buatmu...
SELAMAT ULANG TAHUN...
Panjang umur... sehat selalu...
Sukses selalu menyertaimu...
Dan senantiasa dalam lindungan-Nya.
Jadilah seperti matahari,
Yang mampu menerangi diri sendiri,
Dan keluargamu... serta orang-orang
disekitarmu.
Bagiku... kamu adalah bintangku...
Walau kadang tak terlihat... tak nampak
dimataku...
Namun selalu ada... menemaniku dari sana.
(Met ultah.. maskuuu... 4 nov....)

Minggu, 02 November 2014

Rasa hatiku untukmu...

Mengapa kamu masih diam,
Sedangkan aku disini menunggumu,
Menunggu sapamu...
Apakah belum puas kamu sakiti aku,
Dengan diammu itu??
Belum puas membuatku menangis...
Sendiri dalam sepi... setiap hari.
Kalau memang itu maumu...
Tetap diam dan membiarkanku,
Lanjutkan... silahkan...
Puaskan lagi hatimu.
Terimakasih...
Telah membuatku bersedih...

Rabu, 29 Oktober 2014

Sedihku...

Sedihku ituu...
Adalah saat tiada khabarmu,
Saat tak kudengar suaramu,
Saat tak bisa kubaca aksaramu...
Sedihku ituu...
Hanya aku yang tahu,
Hanya aku yang merasakan...
Bukan kamu.
Dan memang hanya akulah...
Yang boleh merasakannya...
Karena aku ingin..
Kamu tetap bisa tersenyum,
Tanpa harus melihat sedihku.
Aku sayang kamu...
Aku rindu kamu...

Minggu, 12 Oktober 2014

Rasaku... untukmu...

Merasa terabaikan,
Merasa tidak diperhatikan...
Ada sedih... ada kecewa...
Semua menjadi satu... saat ini.
Namun tahukah kamu...???
Cintaku padamu,
Lebih besar dari sedihku...
Sayangku padamu,
Lebih dalam dari kecewaku...
Dan aku percaya...
Ada akhir yang indah dibalik penantianku,
Ada bahagia disana...
Saat kembali kudengar suaramu,
Saat kembali kubaca pesan cintamu.
Aku yakin... dengan penantianku.
Salam rindu penuh cinta untukmu,
Semoga dibawa oleh angin senja,
Dan dihantarkan ke dalam hatimu.

Minggu, 05 Oktober 2014

Merindukanmu...

Apa kamu merasakan...??
apa yg kurasakan...
memendam rindu sendirian...
tanpa khabar dri mu ...
tanpa sapamu...
hanya aku sendiri...
iyaaa aku sendiri... disini.
Mengertikah kamu???
Sakitnya menanggung rindu...
Tanpa tahu harus berbuat apa.
Sadarkah kamu....
Aku disini selalu menunggumu,
Menunggu khabarmu...
Menunggu sapamu...
Menunggu hadirmu kembali...
menghiasi hari-hariku.
Aku menunggu saat itu tiba....
I Miss you... so much...

Jumat, 03 Oktober 2014

Aku sayang kamu...

Ketika aku sudah merasa lelah,
Untuk mengatakan apa yg kurasakan,
Mungkin lebih baik bagiku untuk diam.
Bukan berarti aku takut kamu tidak dengar,
Atau tidak memahamiku...
Aku hanya ingin semua baik-baik saja,
Aku tak ingin terlalu memaksakan rasaku,
Memaksakan rinduku...
Karena aku yakin...
Jika kamu tulus menyayangiku,
Kamu tak kan membiarkan aku,
Memohon dengan tangis padamu
Agar kamu lebih mengerti perasaanku.
Aku sayang kamu....

Senin, 15 September 2014

Maaf...

Terbangun...
Sendirian... tanpamu...
Sepi... hanya berteman pekatnya malam.
Ingin kuungkapkan semua rasaku,
Kutumpahkan disini... untukmu.
Maaf...
Maafkan aku yang selalu menyayangimu,
Dengan sepenuh hatiku.
Maafkan aku yang selalu mencintaimu,
Dengan segala kekurangan dan kelebihanmu.
Maafkan aku yang selalu merindukanmu,
Bersama segenap bayangmu.
Maafkan aku...
Yang tak pernah bisa melupakanmu,
Yang tak pernah mampu jauh darimu,
Yang selalu berharap hadirmu...
Maafkan aku...
Yang mungkin terlalu memaksakan rasaku,
Maafkan aku...
Yang pasti telah menyakitimu,
Dengan semua rasaku... padamu.
Maafkan aku... setulus hatimu.