Minggu, 12 April 2015

Merindukanmu..

Aku masih menunggumu...
Bersama rindu yang memeluk kalbu,
Dan ditemani gelapnya malam.
Berharap...
Sang malam menyampaikan pesan rinduku,
Melalui angin tuk disampaikan padamu.
Sungguh...
Aku rindu padamu... meski dalam diamku.
Dan semoga...
Dalam diammu... ada rindu untukku...

Sabtu, 11 April 2015

Rasa dan asaku...

Aku sedih...
Berulang kali kamu diamkan aku,
Tanpa sebab.
Aku hanya takut...
Kamu akan meninggalkan aku,
Tanpa pesan.
Dan aku hanya bisa berharap...
Masih diizinkan untuk memeluk hatimu,
Masih diberikan tempat disudut jiwamu.
Aku hanya manusia biasa...
Yang tak lepas dari salah.
Maaf...

Jumat, 10 April 2015

Sebuah pertanyaan...

Apakah ini akhir dari kisahku?
Kisah yang selama ini membuatku bahagia...
Kisah yang terindah dalam hidupku,
Haruskah berakhir sampai disini...?
Dan... sanggupkah aku..?
Jika harus kehilangan sosokmu...
Jika harus kehilangan senyummu...
Jika harus kehilangan dirimu... hadirmu...
Jika harus kehilangan cintamu....sayangmu... rindumu..
mampukah aku... sendiri disini tanpamu..?
Aku masih sayang kamu... masih mencintaimu...
Dan sangat merindukanmu...
Namun....
Jika melepasmu... bisa membuatmu bahagia...
Aku akan lakukan...
Ikhlas aku melepasmu... jika itu yang kamu inginkan.
Meski semua itu diiringi airmata...
Tapi aku akan ikut bahagia... jika itu bahagiamu...
Ingatlah...
Takkan pernah aku menghapusmu dari hatiku,
Takkan pernah aku melupakanmu...
Cinta ini akan tetap disini... dalam hatiku... untukmu.
Sayang ini akan selalu ada...
Kuatkan aku Tuhan...
Jika memang ini harus berakhir...
Dan izinkan aku...
Untuk tetap menyayangimu...
Untuk terus mencintaimu... serta merindukanmu.
Kamu yang terindah dalam hati dan hidupku.

Rabu, 08 April 2015

Suara Hati...

Vie...
Apakah kamu tahu apa itu Cinta..?
Cinta itu... adalah saling..
Saling Mengerti... Saling memahami...
Saling menyayangi... saling merindukan...
Cinta itu adalah keikhlasan... bukan paksaan.
Ikhlas menerima pasangan apa adanya...
Ikhlas dalam menyayangi.
Cinta itu tidak selalu harus memiliki...
Meskipun kamu mencintai dia...
Menyayangi dia sepenuh hatimu...
Namun jika bukan takdirmu bersama,
Tidak mungkin untukmu bersatu.
Vie...
Aku tahu kamu sangat mencintainya,
Kamu sangat menyayanginya...
Bahkan saat inipun kamu sangat merindukannya.
Aku tahu itu... karena aku adalah Hatimu.
Aku bisa merasakan semua yang kamu rasakan.
tapi tahukah kamu...
Kamu tidak bisa memaksakan rasamu,
Kamu harus bisa memahaminya... mengerti dirinya.
Semakin kamu memaksakan rasamu,
Semakin kamu akan menyakiti hatinya.
Lepaskan dia... bebaskan dia...
Biarkan dia melakukan apa yang dia inginkan...
Cintamu tulus dari hati... bukan mengekang.
kamu boleh cemburu... tapi juga harus tahu diri.
Vie...
Jika memang dia sudah tidak merasa nyaman lagi bersamamu...
Jika Dia tidak lagi merasa bahagia bersamamu...
lepaskanlah...
Seseorang yang mencintai dengan tulus,
Akan mampu membiarkan orang yang dicintainya bahagia,..
meski bukan bersamamu...
Jangan lagi kamu paksakan untuk meminta sedikit waktunya...
Kamu tahu...
Tanpa kamu minta pun... bila dia masih menyayangimu...
Dia akan meluangkan waktunya untukmu... meski hanya 5 detik.
Vie...
Aku percaya dengan rasamu...
Aku yakin dengan cinta dan sayangmu untuknya.
Karena aku sangat bisa merasakannya... karena aku adalah hatimu.
jagalah cintamu untuknya...
biarkan rasa itu tetap tumbuh disini...
meski mungkin kamu tidak bisa bersamanya,
dalam nyatamu.
Namun... dalam anganmu dan dalam fikiranmu serta mimpimu..
Dia adalah nyata... dan milikmu sepenuhnya.

Selasa, 07 April 2015

Hentikan diammu...

Apa yang sebenarnya terjadi?
Apa yang sebenarnya kamu fikirkan?
Apa yang sebenarnya ada di hatimu?
Tanpa aksara...
Tanpa suara...
Tanpa kata-kata...
Lagi-lagi kamu diam... dan aku hanya bisa terdiam.
Apa salahku?
Sehingga kamu buat aku begini...
Menunggu dan menunggu....
Menunggu tanpa tahu yang terjadi.
Menanti sapamu... yang entah kapan kembali terdengar.
Apakah kamu sudah bosan...??
Jujurlah...
Katakan yang sebenarnya...
Jangan simpan dalam hatimu,
Biarkan aku tahu.
Diam tak berarti apa-apa....
Hentikan diammu...

Rabu, 11 Maret 2015

Rasa hatiku...

Aku tidak butuh banyak,
Hanya sedikit waktumu.
Aku tidak butuh yang berlebihan,
Hanya sedikit perhatianmu.
Aku tak bermaksud mengikatmu,
Hanya ingin peduli padamu.
Jika itu salah...
Jika itu tidak berarti... bagimu.
Maaf.
Maafkan aku...
Bila terlalu memaksakan rasaku.
Maafkan aku...
Yang selalu merindukanmu,
Yang tak bisa jauh darimu.
Maafkan keegoisanku...
Maafkan aku yang terlalu mencintaimu,
Tanpa memperdulikan rasamu.

Senin, 02 Maret 2015

Ungkapan hati yang terdalam

Apakah aku salah....
Bila ingin selalu dekat denganmu?
Bila ingin selalu tahu kabarmu?
Bila ingin selalu mendengar sapamu?
Membaca aksaramu?
Disela kesibukanmu.
Apakah kamu merasa terganggu....
Saat aku sering menyapamu?
Saat aku sering meminta waktumu?
Saat aku terlalu banyak bicara?
Saat aku ingin perhatian darimu?
Diantara waktu senggangmu.
Apakah aku ini terlalu mengaturmu?
Apakah aku ini sering merepotkanmu?
Apakah aku ini sering membuatmu marah?
Hingga kamu bisa berubah sikap terhadapku.
Maaf...
Jika semua yang kulakukan,
Adalah salah dimatamu...
Tak ada arti bagimu...
Aku sadar... siapa aku...
Tak pantas untukku menuntut lebih darimu.
Aku saja yang terlalu bodoh,
Tidak mampu mengartikan perubahan sikapmu.
Jika memang aku tak berarti lagi,
Jika memang aku tak diharapkan lagi...
Aku akan pergi.
Mungkin dengan kepergianku,
Kamu akan merasa lebih bahagia.
Akan kusimpan saja semua rasaku ini...
Kusimpan rapi dalam hatiku.
Ketahuilah....
Sayang ini masih untukmu,
Cinta ini tetap padamu,
Rindu ini hanya untukmu,
Dan hati ini tetaplah menjadi milikmu.
Akan kunikmati semua itu dalam diamku.
Dan berharap ada asa kembali datang....
Kehadiranmu kembali dengan cinta.

Minggu, 01 Maret 2015

Masih sayang kamu..

Seharusnya aku menyadari itu,
Semenjak beberapa waktu yg lalu.
Perubahan sikapmu...
Seharusnya aku tahu,
Dan bisa mengartikan maksudmu.
Aku hanya  berharap,
Untuk bisa mempertahankan semua...
Semua yang telah kita bina,
Yang telah kita jalani.
Tapi semua itu... terserah padamu.
Aku hanya bisa berharap...
Tuhan yang tentukan semuanya.
Yakinlah... aku masih sayang kamu.
Tidak peduli apapun sikapmu.

Kamis, 26 Februari 2015

Tak kan berhenti berharap

Berharap terlalu tinggi...
Sangat sering terjadi,
Bahkan terjatuh pun juga sering...
Sakit karena jatuh... telah terbiasa.
Namun...
Mengapa masih bisa berharap lagi?
Jika pernah merasakan sakit,
Jika sering terluka...
Inikah cinta...?
Cinta yang tulus dari hati...
Yang betapapun sakitnya... masih tetap berharap.
Berharap dia menatap... meski hanya sekilas...
Berharap dia menyapa... meski hanya satu kata...
Selalu berharap... dan tak kan berhenti berharap...
Meski telah berulang kali terjatuh dan sakit...
Merasa yakin mampu tuk berdiri lagi.

Rabu, 18 Februari 2015

Dalam diam...

Mencintaimu dalam diam,
aku bahagia..
Menyayangimu dalam diam,
aku senang..
Merindukanmu dalam diam,
aku tersenyum..
Bersyukur masih di beri rasa itu meski dalam diam...
Dan berharap...
Dalam diammu...pun begitu.
Masih ada cinta... sayang... rindu... untukmu.