Rabu, 11 Maret 2015

Rasa hatiku...

Aku tidak butuh banyak,
Hanya sedikit waktumu.
Aku tidak butuh yang berlebihan,
Hanya sedikit perhatianmu.
Aku tak bermaksud mengikatmu,
Hanya ingin peduli padamu.
Jika itu salah...
Jika itu tidak berarti... bagimu.
Maaf.
Maafkan aku...
Bila terlalu memaksakan rasaku.
Maafkan aku...
Yang selalu merindukanmu,
Yang tak bisa jauh darimu.
Maafkan keegoisanku...
Maafkan aku yang terlalu mencintaimu,
Tanpa memperdulikan rasamu.

Senin, 02 Maret 2015

Ungkapan hati yang terdalam

Apakah aku salah....
Bila ingin selalu dekat denganmu?
Bila ingin selalu tahu kabarmu?
Bila ingin selalu mendengar sapamu?
Membaca aksaramu?
Disela kesibukanmu.
Apakah kamu merasa terganggu....
Saat aku sering menyapamu?
Saat aku sering meminta waktumu?
Saat aku terlalu banyak bicara?
Saat aku ingin perhatian darimu?
Diantara waktu senggangmu.
Apakah aku ini terlalu mengaturmu?
Apakah aku ini sering merepotkanmu?
Apakah aku ini sering membuatmu marah?
Hingga kamu bisa berubah sikap terhadapku.
Maaf...
Jika semua yang kulakukan,
Adalah salah dimatamu...
Tak ada arti bagimu...
Aku sadar... siapa aku...
Tak pantas untukku menuntut lebih darimu.
Aku saja yang terlalu bodoh,
Tidak mampu mengartikan perubahan sikapmu.
Jika memang aku tak berarti lagi,
Jika memang aku tak diharapkan lagi...
Aku akan pergi.
Mungkin dengan kepergianku,
Kamu akan merasa lebih bahagia.
Akan kusimpan saja semua rasaku ini...
Kusimpan rapi dalam hatiku.
Ketahuilah....
Sayang ini masih untukmu,
Cinta ini tetap padamu,
Rindu ini hanya untukmu,
Dan hati ini tetaplah menjadi milikmu.
Akan kunikmati semua itu dalam diamku.
Dan berharap ada asa kembali datang....
Kehadiranmu kembali dengan cinta.

Minggu, 01 Maret 2015

Masih sayang kamu..

Seharusnya aku menyadari itu,
Semenjak beberapa waktu yg lalu.
Perubahan sikapmu...
Seharusnya aku tahu,
Dan bisa mengartikan maksudmu.
Aku hanya  berharap,
Untuk bisa mempertahankan semua...
Semua yang telah kita bina,
Yang telah kita jalani.
Tapi semua itu... terserah padamu.
Aku hanya bisa berharap...
Tuhan yang tentukan semuanya.
Yakinlah... aku masih sayang kamu.
Tidak peduli apapun sikapmu.

Kamis, 26 Februari 2015

Tak kan berhenti berharap

Berharap terlalu tinggi...
Sangat sering terjadi,
Bahkan terjatuh pun juga sering...
Sakit karena jatuh... telah terbiasa.
Namun...
Mengapa masih bisa berharap lagi?
Jika pernah merasakan sakit,
Jika sering terluka...
Inikah cinta...?
Cinta yang tulus dari hati...
Yang betapapun sakitnya... masih tetap berharap.
Berharap dia menatap... meski hanya sekilas...
Berharap dia menyapa... meski hanya satu kata...
Selalu berharap... dan tak kan berhenti berharap...
Meski telah berulang kali terjatuh dan sakit...
Merasa yakin mampu tuk berdiri lagi.

Rabu, 18 Februari 2015

Dalam diam...

Mencintaimu dalam diam,
aku bahagia..
Menyayangimu dalam diam,
aku senang..
Merindukanmu dalam diam,
aku tersenyum..
Bersyukur masih di beri rasa itu meski dalam diam...
Dan berharap...
Dalam diammu...pun begitu.
Masih ada cinta... sayang... rindu... untukmu.

Rabu, 11 Februari 2015

Hanya satu... inginku

Hanya satu yang kuinginkan,
Yang sangat ingin aku lakukan...
Masuk kedalam mimpimu.
Dan kuucapkan kata....
Aku kangen kamu...
Aku sayang kamu...
Dan tak mau kehilangan kamu.
Yang tak bisa aku lakukan dalam nyataku...
Karena saat ini... dalam nyataku...
Kamu tak tergapai olehku.
Terpisah dalam diam...

Minggu, 08 Februari 2015

Maaf...

Ada kalanya...
Insan yang kita sayangi...
Membuat kita merasa bersalah,
Membuat kita selalu keliru,
Membuat kita terluka,
Membuat kesabaran kita kian menipis,
Melukai hati kita hingga meneteskan air mata...
Namun kita tetap menyayanginya,
Karena dia senantiasa bertahta dihati.
Ketika kamu diam...
Apakah kamu masih memikirkanku?
Adakah aku dalam diammu?
Adakah rindu disana... untukku?
Adakah kamu masih menungguku?
Dalam diamku...
Kamu selalu ada... tak pernah hilang...
Kamu selalu disini..  dihatiku..
Karena sayangku bukan sekedar kata-kata indah ...
Tapi sayangku ikhlas dari hati... untukmu.
Sebelum pagi kembali terulang...
Ingin kuungkapkan isi hatiku untukmu,
Maafkan aku...
Maafkan keegoisanku...
Ketidakmampuanku mengendalikan rasaku...
Maafkan aku yang terlalu memaksakan rasaku...
Hingga membuatmu kembali dalam diammu...
Maaf... inilah aku dengan sejuta kekuranganku...

Minggu, 01 Februari 2015

Rindu kamu...

Tak terjawab seperti yang diharap...
Tak ada berita... menghilang begitu saja.
Semua terasa sedikit berbeda,
Dalam diammu... yang entah sampai kapan.
Satu sapa... sedikit waktu... cukup itu saja...
Hanya itu yang kuharapkan... saat ini.
I Miss You....

Senin, 26 Januari 2015

Adakah waktu tersisa...

Kesibukanmu...
Hampir menyita seluruh waktumu,
Hanya tersisa sedikit untukku...
Membuatku merasa tersisihkan,
Merasa terabaikan...
Seolah tiada lagi waktumu untukku.
Diammu...
Selalu membuatku tersiksa...
Membuatku merasa bersalah...
Seolah aku ini memaksakan rasaku... padamu.
Masih adakah waktu untukku...??
Masih bolehkah aku mendapatkan sedikit waktu itu...
Tanpa aku harus meminta...
Tanpa aku harus memohon...
Tanpa aku harus mengemis...
Untuk sebuah perhatian, yang tulus...
Disela kesibukanmu... diantara diammu...
Darimu... untukku...

Jumat, 19 Desember 2014

Maaf...

Menata kembali rasaku,
Mengendalikan emosiku,
Mengembalikan senyummu.
Sayaang...
Maafkan egoku...